Thursday, November 8, 2012

IDE ( Integrated Development Environment) Visual Studio .NET 2008

IDE ( Integrated Development Environment) Visual Studio .NET
2008

                  Untuk mengembangkan aplikasi menggunakan Visual Basic .NET 2008, terlebih dahulu adalah mengenal IDE dari Visual Studio .NET 2008. Pada waktu Visual Studio NET 2008 dijalankan, maka akan tampil sebuah tampilan awal atau Start Page dari Visual Studio .NET 2008.
 
 Gambar 1.1. Tampilan Awal Visual Studio .NET 2008



Untuk membuat sebuah project baru menggunakan Visual Studio .NET 2008, klik menu File | New | Project.


Gambar 1.2. Menu New Project
       Setelah  itu  akan  muncul  kotak  dialog  New  Project.  Pada  kotak  dialog  New Project  terdapat  beberapa  pilihan  tool  untuk  pengembangan  aplikasi,  seperti  Visual Basic, Visual C# dan  Visual C++. Pilih Visual Basic kemudian pilih Windows Form Application.  Beri  nama  project  yang  akan dibuat           pada bagian  Name dan direktori tempat menyimpan project pada bagian Location.
 
 Gambar 1.3. Kotak Dialog New Project



       Klik OK pada kotak dialog New Project tersebut. Selanjutnya muncul Visual

Basic IDE tempat untuk membangun aplikasi Visual Basic .NET 2008.
 
 Gambar 1.4. IDE Visual Studio .NET 2008

                     Pada  project  Visual  Basic  untuk  Windows  Application  secara  default  telah terdapat  sebuah form. Form tersebut bernama Form1. Pada form inilah tempat untuk meletakkan  kontrol-kontrol atau komponen-komponen untuk membuat sebuah aplikasi windows. Form dan  kontrol-kontrol dari program aplikasi inilah yang biasanya disebut dengan GUI (Graphical User  Interface) atau antar muka dari program. Jadi user akan berinteraksi dengan sebuah program aplikasi melalui GUI. Pada IDE Visual Basic .NET 2008  terdapat Menu,  Toolbar,  Toolbox,  Server Explorer,  Solution  Explorer  dan

Properties Window.

Visual Studio .NET 2008



Visual Studio .NET 2008

Visual Studio .NET 2008 merupakan salah satu produk pengembangan aplikasi yang  diproduksi  oleh  Microsoft.  Visual  Studio  .NET  2008  dapat  digunakan  untuk pengembangan  aplikasi web ASP .NET, XML Web Service, aplikasi desktop dan juga aplikasi mobile. Dalam  Visual  Studio .NET 2008 terdapat beberapa tool  yang dapat dipilih untuk pengembangan aplikasi. Tool-tool tersebuat antara lain adalah Visual Basic, Visual  C#  dan  Visual  C++.  Tool-tool  pada   Visual  Studio  .NET  2008  tersebut menggunakan IDE (Integrated Development Environment)  yang  sama sehingga dapat saling berbagi pakai fasilitas dalam pengembangan aplikasi.
Pada Visual Basic .NET 2008 banyak sekali fasilitas wizard  yang disediakan untuk  memudahkan  para  pengembang  aplikasi.  Dengan  fasilitas  ini,  pengembangan aplikasi dapat  dilakukan dengan cepat. Ini memungkinkan para pemula untuk belajar lebih cepat dalam pengembangan aplikasi. Pada buku ini akan dibahas pembuatan atau pengembangan aplikasi sistem inventory dengan menggunakan Visual Basic .NET 2008. Visual Studio .NET 2008 juag terdapat alat atau tool untuk membuat report atau laporan.

Monday, May 14, 2012

'Manisnya' Android Ice Cream Sandwich Belum Menyebar

'Manisnya' Android Ice Cream Sandwich Belum Menyebar



Jakarta - Sejak diluncurkan Oktober 2011, pendistribusian sistem operasi Android 4.0 terbilang lama. Masih sedikit gadget yang bisa mencicipi 'manisnya' Android berjuluk Ice Cream Sandwich (ICS) ini.

Memang, dalam laporan terbaru, persentase perangkat Android 4.0 telah mencapai lebih dari dua kali lipat dalam beberapa bulan terakhir, namun jumlah itu bahkan masih belum mencapai angka 2%.

Menurut data terbaru yang dirilis Google, hanya 1,6% dari semua perangkat Android yang menjalankan versi terbaru tersebut. Lebih jauh lagi, sebanyak 0,4% handset yang mengadopsi Ice Cream Sandwich versi 4.0-4.0.2, dan 1,2 % menjalankan versi 4.0.3.

Sementara versi paling populer dari Android adalah 2.3.3-2.3.7, yang merupakan versi terbaru dari Gingerbread. Sebab 'Roti Jahe' menyumbang 61,5% dari perangkat Android yang menjalankan platform tersebut.

Tepat di belakangnya adalah Android "Froyo" atau 2,2, yang menyumbang 25,3% dari semua perangkat aktif.

Android Honeycomb, versi 3,0-3,2 yang hanya digunakan untuk tablet, telah mencapai tingkat adopsi 3,3 %. Sementara itu, Android 2.1 (Eclair) masih ada yang menggunakan hingga 6,6%,

Sedangkan versi yang paling 'tua', yakni Android 1.6 (Donut) dan Android 1.5 (Cupcake) mulai lenyap karena hanya menyumbang kurang dari 1% saja. Demikian dikutip detikINET dari TG Daily, Kamis (22/3/2012).

Pada bulan Januari, terungkap bahwa hanya 0,6% dari perangkat Android yang mencicipi Ice Cream Sandwich, memang mengalami kenaikan, tapi naiknya sangat lambat.

Ice Cream Sandwich adalah salah satu update terbesar untuk Android, termasuk fitur seperti memindai wajah Anda untuk membuka kunci ponsel dan teknologi Near Field Communication (NFC).

Bola kini ada di tangan Google. Sampai kapan mereka masih harus menunda menyebarkan nikmatnya manis yang disajikan Android Ice Cream Sandwich kepada gadget yang siap mengadopsinya?